Firasatkah?

Di sudut sekolah yang memanas. Ya, panas karena gejolak hati para penghuninya. Marah, kesal, ingin dipahami, dan tentunya menginginkan suatu keputusan. Aku merasakan gejolak emosi ini sejak pagi. Badan tidak karuan, merasa kelelahan tapi tidak melakukan apa-apa. Mungkin ini yang dinamakan tekanan batin. Sebuah firasat akan terjadi hal-hal yang tidak mengenakan.

Mata mereka menunjukan sorot yang berbeda dengan apa yang diucapkannya. Terlihat santai, tapi tidak dengan matanya. Mata jendela hati. Sedangkan mulut, mulut jendela? Mungkin, mulut adalah jendela dari pertikaian. Entahlah. Aku tidak ingin berasumsi terlalu jauh. Tapi itu yang aku rasakan saat ini. Dari tengah-tengah mereka, mataku terpaku pada pintu yang tertutup rapat,

aku ingin keluar dari suasana ini, tolong!

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s